Beranda Indonesia News Pembangunan Toilet SMAN 1 Ciktim Bekasi Asal – Asalan Anggaran Dan Fisik...

Pembangunan Toilet SMAN 1 Ciktim Bekasi Asal – Asalan Anggaran Dan Fisik 2020 Diduga Jadi Bancakan

91
0

Cik Tim, Melayuposndonesia.com –
Pekerjaan Pembangunan Toilet (Jamban) berasal dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sumber Angaran Pendapatan Belanja Negara Tahun 2020 seberar Rp. 368.960.000,- di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Cikarang Timur, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Barat, sepertinya di kerjakan asal-asalan.

Dalam pelaksana kegiatan rehabilitasi / pembangunan prasarana belajar yang dilaksanakan sacara swakelola oleh P2S, dari informasi yang di dapat menyebutkan pada saat itu sebagai ketua pelaksana adalah Yahya.
Pelaksanaan pekerjaan Pembangunan toilet (Jamban) saat itu dipimpin Pejabat Sementara Kepala SMA Negeri 1 Cikarang Timur adalah Akhmad Sayuti, juga merupakan Kepala SMA Negeri 1 Cibitung Devinitif.

Investigasi yang dilakukan Media MELAYU POS Jum’at (30/04/2021) menemukan kondisi 1 dari dua lokasi pembangunan Toilet (jamban) ditempatkan di samping kiri persis di sebelah Empang itu tidak dialiri Air bersih pada setiap kamar closet dan tempat cuci tangan, dan pada masing-masing kamar Closet tidak ditemukan
bak Penampung air dan gayung. Sementara pada pembangunan unit Toilet (jamban)
terkesan terjadi manipulatif satu unit bangunan terpasang dua pintu.

Menindak lanjuti Informasi dan Investigasi terkait bangunan Toilet (jamban) Melayuposindonesia.com menemui kepada Plt Kepala SMA Negeri 1 Cikarang Timur Achdar yang merupakan Kepala SMA Negeri 1 Cikarang Utara Definitif mengantikan Plt Kepala SMA Negeri 1 Cik Tim Akhmad Sayuti (Jum’at, 30/04/2021) Achdar tidak berada di Tempat, demikian juga Yahya selaku Panitia P2S terkait Bangunan bersumber dari DAK Fisik APBN 2020 saat akan di temui juga tidak berada di sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2020 Dana Alokasi Khusus Fisik Reguler Subbidang Pendidikan.

Pada Ketentuan petunjuk Teknis pembangunan Toilet (jamban) telah ada mekanismennya seperti hal berikut ini. Untuk septictank bisa membuat baru atau menggunakan septictank yang sudah ada dengan mengikuti standar minimal sebagai berikut:

  • Ukuran 1 x 1 x 1,25 m (atau disesuaikan jumlah pengguna).
  • Kedap air.
  • Cetak WC/kloset lebih tinggi dari septictank.
  • Kemiringan pipa minimal 2% dimana semakin ke depan semakin rendah.
  • Jarak septictank:
  1. 1,5 m dari bangunan.
  2. 10 m dari sumber air bersih
  3. 5 m dari resapan air.
  4. Ukuran sumur resapan minimal diameter 1 m.
  5. Kotoran dari kloset dan urinoir di salurkan terlebih dahulu ke septictank kemudian ke sumur resapan.
  6. Air kotor berupa air sabun atau air mandi di salurkan langsung ke sumur resapan. Toilet (jamban) diperuntukan bagi semua warga sekolah baik guru maupun siswa
    dengan standar sebagai berikut:
    1) Tersedia sumber air bersih.
    2) lahan siap bangun minimal luas 28 m² dengan tidak mengurangi luas minimal
    lapangan upacara dan lapangan olahraga (15 x 20 m).
    3) luas bangunan toilet (jamban) minimal 28 m² (untuk 1 ruang jamban) dan memperhitungkan lokasi sanitasi berupa saluran air bersih, air kotor/air limbah dan
    kotoran, septic tank (septic tank bisa pembuatan baru atau menggunakan yang
    sudah ada dengan menyesuaikan ukuran standar sesuai kebutuhan) serta sumur
    resapan.
    4) tersedia kelengkapan toilet (jamban) yaitu:
    a) 1 (satu) unit/bilik untuk pria dan 1 (satu) unit/bilik untuk wanita dimana setiap
    bilik terdapat tempat penampungan air (minimum 200 liter berisi air bersih),
    kloset duduk/jongkok, gayung, kran, gantungan pakaian dan tempat sampah
    pada setiap biliknya.
    b) 1 (satu) unit/bilik untuk pria dan 1 (satu) unit/bilik untuk wanita dimana setiap
    bilik terdapat kloset duduk, gayung, kran, gantungan pakaian dan tempat
    sampah pada setiap biliknya, dan dapat digunakan untuk penyandang
    disabilitas.
    c) 2 (dua) unit urinoir untuk pria, kecuali bagi daerah yang mempunyai kearifan
    lokal dapat menggunakan bentuk lainnya;
    d) 2 (dua) unit tempat cuci tangan beserta cermin untuk pria.
    e) 3 (tiga) unit tempat cuci tangan beserta cermin untuk wanita.
    f) tempat sampah.
    g) tempat penampungan air bersih (water tank).

Mensikapi kondisi Bangunan Toilet (jamban) di SMA Negeri 1 Cikarang Timur, diduga kuat
dibangun asal-asalan diminta Aparat yang berwewenang dalam hal ini Penegak Hukum
untuk melakukan pengusutan terkait Kejanggalan Kondisi Fisik keberadaan fasilitas Toilet (jamban) tersebut. – JONNI. S –

Tonton Juga :

Munarman Ditangkap Densus 88 ada apa?

Baca Juga :

Aniaya Anngota LP-KPK Kades Remau Baku Tuo Resmi Dilaporkan

Baca Juga :

Periode Pertama Romi – Robby Membangun Tanjabtimur, Berkutat Infrastruktur dan Penuntasan Kemiskinan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here