Beranda Indonesia News Masuk Tahun Politik, Rakor Forkopimda Dalam Rangka Mencegah Paham Radikal Serta Komplik...

Masuk Tahun Politik, Rakor Forkopimda Dalam Rangka Mencegah Paham Radikal Serta Komplik Di Tanjabtimur

83
0

Tanjabtimur, Melayuposindonesia.com – Dalam rangka mencegah dan menangkal paham radikalisme serta Penagan Komplik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pemkab Tanjabtimur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di aula kantor Camat Rantau Rasau Kamis (28/7/2022).

 

Rakor dibuka langsung Bupati Tanjabtimur H. Romi Hariyanto, SE. Diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum Drs. Berliyan, dihadiri langsung pejabat Kaban Kesbangpol Ependi Camat Rantau Rasau M. Yani, SE, Kapolres Tanjabtimur diwakili Kapolsek Rantau Rasau Iptu. Khairul Harahap, Kajari Tanjabtimur diwakili Kacab Jari Nipah Panjang Adi Candra, SH. MH, Danramil Nipah panjang Kapten, Inf. Safri Napitupulu, Kabag pembangunan, kepala OPD terkait, Lurah, Kades SE Kecamatan Rantau Rasau,Tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas, serta undangan lainnya.

Bupati Tanjabtimur diwakili Drs. Berliyan menyampaikan, menurut UU nomor 5 tahun 2018 tentang tindak pidana terorisme adalah anti Pancasila anti kebhinekaan dan anti RKRI anti UUD 1945, dan memiliki sikap bersikap intoleran terhadap sesuatu yang berbeda dari paham atau keyakinan orang lain. Fanatik atau Merasa benar sendiri dan menganggap sesuatu yang beda itu salah, ekslusif membedakan diri dari umat Islam pada umumnya. Cenderung menggunakan jalan kekerasan untuk mendapatkan keinginannya dan mencapai tujuannya.

Selain itu paham radikalisme ini mempunyai beberapa faktor pendukung seperti merasa ketidak adilan, kekecewaan terhadap pemerintah, pengaruh lingkungan diluar negeri, ketidak adilan secara global atau pengaruh politik luar negeri,” ungkapnya

Apalagi pada tahun 2022 ini di Kecamatan Rantau Rasau ada Lima (5) Desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak, dan pada tahun 2024 pesta Demokrasi yaitu Pileg, Pilpres, dan Pilkada.

Untuk itu lanjut Berliyan, kita harus mencegah paham radikalisme ini berkembang dengan cara memperkenalkan ilmu pengetahuan umum dan Agama dengan baik dan benar. Meminimalisir kesenjangan sosial di masyarakat, menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia, ikut andil dan mendukung aksi perdamaian, dan berperan aktif melaporkan radikalisme dan terorisme.” ujarnya.

Kegiatan dengan sesi tanya-jawab antara peserta Rakor, dan narasumber oleh Kacab Jari, Danramil, dan Kapolsek.

Sementara Camat Rantau Rasau, M.Yani, SE mengharapkan agar kegiatan ini tidak hanya seremonial, agar semua pihak untuk menyampaikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat akan mengerti, baik’itu melalui perkumpulan kegiatan keagamaan.” tandasnya. (Ramzi)

Baca Juga :

Lanjutkan Pembangunan Desa Lagan Ulu, M. Zia UL Azmi, S.Kom Mendaftarkan Diri Sebagai Cakades Tahun 2022

Baca Juga :

Pemdes Rantau Makmur Gelar Musdes Pembentukan Tim RKPdes Tahun 2023

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here