Beranda Indonesia News Puluhan Ormas Kalteng Tolak Keberadaan Ormas TBBR Dugaan bertentangan dengan Adat Budaya...

Puluhan Ormas Kalteng Tolak Keberadaan Ormas TBBR Dugaan bertentangan dengan Adat Budaya Lokal Dayak Kalteng

1143
0

Palangkaraya, Melayuposindonesia.com – Puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kalteng bersatu menggelar aksi damai atau demonstrasi menolak keberadaan Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) di Bumi Tambun Bungai, Jumat (26/11)

Demonstrasi puluhan ormas tersebut digelar di Bundaran Besar Kota Palangka Raya dikoordinasi oleh Ketua Fordayak Kalteng, Bambang Irawan.

“Aksi damai ini merupakan bentuk keprihatinan kita semua tentang keberadaan TBBR. Mengapa prihatin, karena selama TBBR ada di Kalteng banyak hal-hal bertentangan dengan adat budaya lokal kita Dayak Kalteng,” ujar Bambang.

“Jadi tolong, silahkan TBBR hidup dengan adat budayanya sendiri di Kalbar. Kami akan mendukung dan mensuport. Kami disini hidup dengan falsafah Huma betang,” tambah Bambang.

“Di sini, kalian merupakan tamu kami. Begitu pun sebaliknya, di sana kami merupakan tamu kalian. Jadi silahkan tumbuh dan berkembang di Kalbar, kami tentu akan dukung,” tambahnya.

Aksi tersebut digelar di dua tempat, yakni di Bundaran Besar dan di Betang Hapakat, Jalan RTA Milono, Kota Palangkaraya.

Di sisi lain, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalteng, Katma F. Dirun mengatakan, jika ormas harus memiliki dua legalitas, yakni yang pertama ormas harus memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui kepengurusan Kesbangpol Provinsi.

“Lalu ormas juga harus memiliki legalitas akta notaris dari Kemenkumham. Namun demikian pemerintah baik, provinsi, kabupaten/kota, dalam kapasitas sebagai perwakilan pemerintah pusat, tetap melakukan pembinaan karena pada posisi sebagai pembina semua ormas,” jelasnya.

Kedepan, pihaknya akan lebih mengoptimalkan pembinaan kepada seluruh ormas yang ada di Kalteng. Dengan harapan kedepan tidak ada lagi konflik yang terjadi antar ormas di Kalteng. (Virsand R.Andi)

Baca Juga :

Paguyuban NTT Antar Bantuan, Sambut Warganya Yang Baru Tiba Di Kalimantan

Baca Juga :

HUT PGRI Dan SMAN I Temu Kangen, Kepsek, Banyak Alumni Menjadi Orang Besar

Baca Juga :

DIDUGA KASUS ALI SABUDIN PENUH DENGAN REKAYASA YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM PENEGAK HUKUM PONTIANAK KALIMATAN BARAT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here