Beranda Opini Politik Masa Depan Azmin Ali Dipersoalkan

Politik Masa Depan Azmin Ali Dipersoalkan

52
0

MELAYU POS INDONESIA – Belum lama lagi menjabat Menteri kanan (Menko), masa depan politik Menteri Kanan (Ekonomi), Datuk Seri Mohamed Azmin Ali berada dalam bahaya.Politik masa depannya dipersoalkan karena dilihat kurang mempercayai pimpinan UMNO dan Pas.

Seperti dikatakan Ketua Penerangan Barisan Nasional (BN) Selangor, Isham Jalil bahwa dakwaan itu kaitan tindakan anggota Parlimen Gombak itu mengadakan Musyawarah hTindakan Pembangunan Negeri (MTPNg) baru-baru ini tanpa wakil rakyat dari Perikatan Nasional, yang hanya mengundang Menteri Besar Selangor, Datuk Seri Amirudin Shari dari Pakatan Harapan (PH).

“Dia nampaknya bermasalah dengan semua orang. Azmin perlu berusaha memperbaiki hubungannya dengan UMNO dan Pas serta melupakan untuk mendapatkan kembali sokongan ahli Partai Keadilan Rakyat (PKR). Kapal itu sudah belayar. Seperti di publiskan Sinar harian Malaysia (02/07/2020).

Ia menambahkan bahwa pemilih etnis Cina tidak akan memilih Azmin dan rakan-rakannya yang berhijrah daripada Pakatan Harapan, pada pilihan raya akan datang. Saya rasa dia ada masalah besar ketika ini,” katanya seperti dalam laporan portal Free Malaysia Today. Baru baru ini

Dalam pada itu, bekas staf khusus Datuk Seri Najib Tun Razak berkata, UMNO Selangor lebih suka bertanding pada Pilihan Raya Umum ke-15 (PRU15) di bawah perjanjian Mufakat Nasional dengan Pas berikutan tiada perjanjian formal antara Perikatan Nasional.

Ia sangat sesalkan Retorik negatif seperti ‘UMNO tidak popular, UMNO parti yang kalah’ seperti diucapkan pemimpin Bersatu tidak membantu memperbaiki hubungan dan hanya memburukkan lagi keadaan.

“Tidak ada sokongan akar rumput untuk Bersatu dan kemenangan 13 kerusi pada PRU lalu hanya kerana pemilih Melayu terbahagi antara UMNO dan Pas.
Nampaknya ini petunjuk akan terjadi perubahan politik Malaysia. Tengku Azmin akan terganjal peranan politiknya dimasa dekat. Namun tidak membawa implikasi besar pada cabinet. Karena bersatunya UMNO dengan Pas.

Penulis : Mas ud HMN

Penulis artikel ini sepakat tentang nasalah itu. Tengku Aznin kali ini, ia tidak lagi akan memiliki kelebihan ini. Orang Cina tidak akan memilih PPBM lagi dan kumpulan kecil orang Melayu yang juga penyokong tegar PKR akan meninggalkannya. Jika Bersatu tidak bekerjasama dengan Umno, ia akan bermasalah.

Mengapa demikian, karena orang Melayu hanya memerlukan UMNO dan Pas untuk memperjuangkan kepentingan Melayu dan Islam.Jika tokoh dari partai Bersatu tidak menyukai UMNO, mereka boleh menyertai Pas. Ini jika mereka betul-betul peduli dengan perpaduan Melayu.

Inilah masa para petinggi politisi Melayu di Malaysia untuk mengambil kira tentang perpaduan Melayu. Apa saja boleh terjadi, apa saja mungkin diambil asal dasarnya kepentingan mayoritas Melayu, Yang terbaik bagi Melayu pasti terbaik untuk Malaysia.

Jakarta 27 July 2020

*) Mas ud HMN adalah Doktor Pengajar pada Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta.

[Redaksi//Editor : Ersan]

Pengantin Pria Positif Corona Melaksanakan Pernikahan Di Tempat Karantina, Selengkapnya Klik Video Atau Link Berikut ini

https://youtu.be/hME_nGzeVdU

Baca Juga :

*Depo Cipinang Siap Dioperasikan*

Baca Juga :

dulu, ada fase gelap di sepakbola junior kita – *Demi Kepentingan Sesaat, Umur pun Dipalsu* Bagian 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here