Beranda Indonesia News Berbuat Baik Menjauhi Mungkar

Berbuat Baik Menjauhi Mungkar

40
0

Oleh Masud HMN

Melayu Pos Indonesia – Tibanya Ramadhan sebentar lagi yaitu tanggal adalah waktu untuk beraamar makruf nahi mungkar tanggal 1 Ramadhan / 11 Maret 2024.

Implementasikan sesuai dengan al Quran yang artinya “diwajibkan atas kamu berpuas sebulan penuh. Kewajiban ini juga diwajibkan kepada orang sebelum kamu. Semoga kamu menjadi orang bertaqwa ayat ”
(al baqarah 184 ).

Bentuk orang bertaqwa untuk bertaqwa itu menahan pada siang hari. diri atau berpuasa sebulan penh. Kemudian berbuat baik dan menjauhinya.

Adanya doktrin amar makruf dan menjauhi berbuat munkar sebenarnya adalah ajaran perilaku universal. Karena sifatnya umum tidak terbatas kepada terminologi tertentu saja. Sifatnya Line Air dan Jelas.

Kita misalkan linear kalau kita berbuat yang baik makin jauh dari kemungkaran atau perbuatan jahat, Begitu sebaliknya makin kita berbuat jahat makin jauh dari kebaikan. Hal itu amat mudah difahami. Tidak bercampur antara yang baik atau makruf dan perbutan munkar.

Jika tidak baik ya berarti perbuatan munkar. Antara yang haq dan yang bathil tidak bercampur. Persoalan pada umumnya terjadi ditempat kita adalah tidak jelasnya yang haq lantaran bercampur. Yaitu haq dan batal bercampur jadi satu. Muncullah ketidak jelasan, kekaburan mana yang baik dan mana yang mungkar. Kemudian orang tidak lagi membedakan antara kedua nya. Mencari yang gampang saja. Hingga muncullah kekacau Balawan. Mendekap kepalsuan dan menajiskan kebenaran meminjam ungkapan Dato Seri Anwar Ibrahim yang kin kini Perdana Menteri Malaysia. Ungkapan itu diucapkan nya kala orang yang tidak acuh kebenaran dan mengotori kebenaran.

Betul lah adanya bila kebenaran tidak dibedakan atau malah di campur dengan kepalsuan. Keadaan demikian berlangsung terus di rantau ini. Sinyalemaen Dato Seri Anwar Ibrahim. Adalah statemen tak elok dan harus di lenyapkan.

Maka timbul pertanyaan mengapa harus berpihak kejalan yang haq itu ? Jawabannya yaitu agar selamat dan sentosa serta jalan kesengsaraan. Hanya ada dua jalan yang harus yang kita tempuh jalan yang benar (hizbullah), membawa kesengsaraan (bahagia) jalan kesengsaraan atau jalan celaka (hubbus syaitan).

News Post : Kita Harus Mau Belajar

Pendapat kita marilah menuju kejalan yang benar. Menjauhi perbuatan mungkar sekaligus. Jalan yang di tunjukkan Allah jalan utama untuk kesempurnaan dan kebahagiaan. Caranya salah satu menunaikan puasa. Tidak lama lagi akan datang kepada kita. Mari kita sambut Ramadhan bulan suci umat Islam ini dengan amar makruf dan nahi mungkar.

Jakarta 29 Februari 2024
Doktor Masud HMN dosen Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta

Baca Juga :

KPU Tanjab Timur Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini