Beranda Berita Utama Konfllik Di Laut Cina Selatan

Konfllik Di Laut Cina Selatan

293
0

Oleh Masud HMN

Melayu Pos Indonesia – Konflik di laut Cina Selatan  meningkat. Daerah ini diperkirakan menjadi  sumber  pertikaian dunia  kedepan. Karena itu perlu  masyarakat internasioanl turun tangan..

Penolakan  Vietnam  dengan melakukan  protes  atas kepada Cina  yang  menguasai Laut Cina Selatan cukup beralasan. Bagaimana pun sejak tahun 1947 wilayah itu termasuk   yang dipersoalkan. Sekarang Cina bersikeras  bahwa  wilayah itu miliknya (Harian Kompas. 14 Januari 2022).

Seperti diketahui yang terlibat adalah Vitenam.

Malaysia, Brunei, Indonesia. Termasuk Thailand Taiwaan, dan  Cina. Sekarang  karena  Negara kuat dan besar  merasa mampu, alau mengklaim wilayah tersebut miliknya. Tiada peduli dengan  Negara lain sekitarnya.

Yang menjadi protes Vietnam bahwa  Beinjing  tanpa  perundingan pada Negara yang ada diwilayah itu, Cina merasa enak saja menyebut kawasan Cina selatan itu dibawah kekuasannya. Dengan bebas  menunjukkan  otoritanya.

Hukum laut Cina menyatakan  wilayah itu  sebagai..  LCS ( Laut Cina Law)  Hal itu tidak diterima oleh Negara lain.. Inilah menjadi masalah sekarang.

Menurut Said Didu mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha  Milik Negara (BUMN) sesunguhnya Indonesia berwenang  diwilayah itu. (Harian Pikiran  Rakyat  23 Desember 2021)  Bukan   hanya  negeri Tirai Bambu itu saja dan Juga Vietnam.

Jadi  kita heran, mengapa  Indonesia  dalam  hal ini  Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Kemanan (Hankam) diam saja.  Sebab Indonesia  sudah  dilarang  melakukan penambangan dilaut  Cina. Ini  mengherankan, “kata Said Didu.

Tidak seperti  negara Vietnam. Yang melakukan protes  pada  negeri Tirai Bambu titu. Walau juga tidak dipedulikan

Bahkan dibalas oleh  Presoden Cina  mengirim  kapal pengintai. Menunjukkan provokatif Cina. Untuk mengertak kuatan yang ada disekitar  laut Cina Selatan.

Dalam hal ini  agaknya Cina perlu diberi peringatan oleh masyarakat international. Ini semata mata untuk terjaminnya  stabillitas  dikawasan itu. Tanpa peringatan  itu  Cina menjadi  negara yang  menggangu. Seperti  kawasan laut Cina Selatan

Jakarta 13 Maret 2022

Penulis : Masud adalah Doctor Dosen Paskasarjana universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta.

Email : masud.ria@gmil.com , Call HP : 081210309317.

Baca Juga :

“Afriboy”, Dinas PUPR Tanjabtimur Akan Perbaiki Jalan Yang Rusak

Baca Juga :

https://www.melayuposindonesia.com/2022/03/08/muhamadiyah-dan-masa-depan/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini