Oleh : M. Nigara MELAYU POS INDONESIA, PALEMBANG – MALAM sudah mencengkram kota Palembang. Warung-warung kopi dan kedai-kedai makan yang tak jauh dari Sungai Musi, mulai dipenuhi pengunjung. Waktu itu sekitar 1989-90. Saya, Bambang Kendro (BB), Raden Barus (Sinar Pagi), Eddy Lahengko (Suara Pembaruan), Raja Pane (Terbit), dan beberapa lainnya, sedang memesan makan di rumah … Lanjutkan membaca *Sipirok Dolok Hole*
Salin dan tempelkan URL ini ke dalam WordPress Anda untuk sematkan
Salin dan tempelkan kode ini ke dalam situs Anda untuk disematkan